TINJAU PASAR: Walikota Pagaralam Ida Fitriati beserta jajaran Disperindagkop UKM dan PP, meninjau langsung kawasan Pasar Terminal Nendagung yang akan dijadikan PTM, kemarin.

TINJAU PASAR: Walikota Pagaralam Ida Fitriati beserta jajaran Disperindagkop UKM dan PP, meninjau langsung kawasan Pasar Terminal Nendagung yang akan dijadikan PTM, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Keinginan masyarakat akan pusat perbelanjaaan, yang nyaman, aman dan sejuk berupa Pasar Tradisional Modren (PTM), untuk membeli kebutuhan pokok maupun keperluan lain akan segera terwujud. Pasalnya, proses tender untuk pengerjaan sudah selesai, kini pembangunan kawasan Pasar Termninal Nendagung, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan mulai memasuki tahap pengerjaan.

Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati MKes menegaskan, kepada seluruh jajaran UPTD Pasar dan Disperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam, agar telebih dahulu dapat memastikan para pedagang, yang menggelar dagangan dikawasan Pasar Terminal Nendagung, untuk segera pindah menempati lapak yang telah disediakan.

“Kita minta pastikan dahulu pedagang untuk pindah, baru kemudian pengerjaan PTM bisa dimulai, kalau sudah kosong betul lokasi lapak pedagang, tentu bisa langsung bergerak pengerjaan PTM ini. Makanya, kita perintahkan UPTD Pasar dan Disperindagkop Kota Pagaralam, untuk dapat membuat plang imbauan, pedagang harap segera pindah dan menempati lapak yang disediakan secara gratis,” seru Ida di sela peninjauan titik nol pembangunan PTM Nendagung, kemarin.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam, Rahmad Madroh SSos MM melalui Kabid Perdagangan, Rano Pahlezi menerangkan, setelah penandantangan kontrak untuk revitalisasi Pasar Terminal Nendagung dan Pasar Dempo Permai selesai. Selanjutnya, diteruskan dengan titik nol pengerjaan yang dilaksanakan Jum’at (28/8).

“Setelah titik nol selesai, kita langsung mengadakan pemagaran lokasi, pembokaran bangunan yang masuk kawasan PTM, sementara untuk pengerjaan PTM dilaksanakan PT Agung Karya Reka Lestari, dengan nilai kontrak Rp.5,6 M dan memakan waktu pengerjaan 4 bulan,” beber Rano.

Mengenai luas area pembangunan kawasan PTM, lanjut Rano, luas bangunan inti 30×50 meter, dengan fasilitas bagian depan pasar lokasi bongkar muat barang, tempat ruang terbuka hijau, akses keliling jalan pasar yang bagus dan juga Kantor UPTD Pasar. “Untuk sosialisasi pengerjaan PTM, kita sudah gencar berikan kepada para pedagang, terutama yang menggelar lapak di bagian dalam Pasar Terminal Nendagung, sebagian besar pedagang bahkan sudah mengetahui rencana ini. Dan awal September 2015 pelaksana sudah mulai melakukan pembangunan PTM,” tandasnya.

Sementara Wati pedagang sayur di Pasar Terminal Nendagung mengaku, sangat mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam, untuk pembangunan PTM di kawasan Pasar Terminal Nendagung, bahkan dirinya siap pindah menempati lapak yang disedikan, dengan catatan tidak dipungut biaya. “Kita siap pindah ke lokasi yang telah ditetapkan, asalkan gratis tidak ada pungutan biaya, karena kalau mau sewa kami sangat keberatan,” ungkapnya. (09/08)